Tampilkan postingan dengan label PENJAS. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2013


A. Permainan Sepak Bola

                Permainan sepak bola merupakan permainan beregu, dimainkan oleh dua kelompok, yang masing-masing kelompok terdiri dari sebelas pemain, sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak bola untuk memasukkan bola tersebut kedalam gawang lawan. Bola harus bulat, bagian luar dari bola harus dibuat dari kulit atau bahan lain yang diperkenankan. Permainan sepak bola menggunakan bola sebagai alat utamanya. Lingkaran bola tidak lebih dari 71 cm dan tidak dari 68 cm, berat bola antara 396 gram – 453 gram.


B. Peraturan Permainan Sepak Bola

1. Durasi Pertandingan
                Pertandingan berlangsung 2 x 45 menit diselingi waktu istirahat 15 menit. Durasi pertandingan tidak dihitung dalam kasus : pergantian pemain, pemain cidera dan harus dibawa keluar lapangan, dan kasus lainnya.


2. Jumlah Pemain Sepak Bola
                Pertandingan dimainkan dua regu yang masing-masing terdiri atas 11 pemain, pergantian pemain maksimal 3 orang dari suatu pertandingan. Dalam pertandingan lain, penggantian dapat dilakukan sampai 5 orang pemain, pemain dapat bertukar posisi dengan penjaga gawang, asalkan mendapat persetujuan wasit sewaktu pertandingan sedang berhenti atau bola mati.


C. Teknik-Teknik Dasar Sepak Bola

                Teknik dasar sepak bola terdiri atas bermacam-macam gerakan. Keahlian seseorang dalam memainkan bola sangatlah berguna untuk suatu pertandingan yang berkualitas. Teknik dasar permainan sepak bola dapat dibedakan sebagai berikut :

1. Teknik Tanpa Bola
                Teknik badan adalah cara pemain menguasai gerak tubuhnnya dalam permainan, yang menyangkut cara berlari, cara melompat dan cara gerak tipu badan.

2. Teknik dengan Bola
                Beberapa latihan yang menggunakan bola :

a. Teknik Menahan Bola
                Ada tiga macam jalannya bola, yang masing-masing memerlukan cara tersendiri untuk menahannya. Pertama bola menyusur tanah (ground ball), kedua bola memantul (bouncing ball) dan ketiga bola tinggi. Teknik menahan bola antara lain : Menahan bola menyusur tanah dengan kaki bagian dalam dan dengan telapak kaki, Menahan bola memantul dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, telapak kaki, dengan perut, Menahan bola di udara (tanpa jatuh ke tanah) dengan kaki bagian dalam , paha, dada, kepala dan punggung kaki.

b. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)
                Pada umumnya, dribbling dilakukan dengan tiga cara, yaitu : Menggiring bola dengan kaki bagian dalam, Menggiring bola dengan kaki bagian luar, dan Menggiring bola dengan punggung kaki.

c. Teknik Menendang Bola
                Menendang merupakan factor terpenting dan utama dalam permainan sepak bola. Untuk menjadi seorang pemain sepak bola yang sempurna, perlulah pemain mengembangkan kemahirannya menendang dengan menggunakan kedua belah kakinya. Sebenarnya menendang adalah seni. Teknik ini memerlukan kemampuan mengukur jarak dan arah. Oleh karena itu, seorang pemain yang hendak menendang bola harus dapat mengukur sejauh manakah tendangannya dapat dicapai dank e arah manakah bola itu hendak dituju.

sepak bola

Posted by Unknown
Tag :

pengertian pencak silat


Pencak silat atau silat adalah suatuseni bela diri tradisional yang berasal dari Nusantara.Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi.Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daerah Jawa Baratterkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliranMerpati Putih dan di Jawa Timur ada aliran Perisai Diri.Setiap empat tahun di Indonesia ada pertandingan pencak silat tingkat nasional dalamPekan Olahraga Nasional. Pencak silat juga dipertandingkan dalamSEA Games sejak tahun 1987. Di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak silat seperti di Australia, Belanda, Jerman, dan Amerika. Di tingkat nasional olahraga melalui permainan dan olahraga pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu nusantara, bahkan untuk mengharumkan nama bangsa, dan menjadi identitas bangsa.[2] Olahraga pencak silat sudah dipertandingkan di skala internasional.
Istilah dalam Pencak Silat
  • Kuda-kuda: adalah posisi menapak kaki untuk memperkokoh posisi tubuh. Kuda-kuda yang kuat dan kokoh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan. Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan (tendangan atau pukulan).
  • Sikap dan Gerak: Pencak silat ialah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-gerik (pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat.
  • Langkah: Ciri khas dari Silat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali, contohnya langkah tiga dan langkah empat.
  • Kembangan: adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Kembangan utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembangan silat menyerupai tarian atau dalammaenpo Sunda menyerupaingibing (berjoget). Kembangan adalah salah satu bagian penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.
  • Buah: Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.
  • Jurus: pesilat berlatih denganjurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaanlangkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.
  • Sapuan dan Guntingan: adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting) kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.
  • Kuncian: adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata musuh. Kuncian melibatkan gerakan menghindar, tipuan, dan gerakan cepat yang biasanya mengincar pergelangan tangan, lengan, leher, dagu, atau bahu musuh.
Aspek dan bentuk
Terdapat 4 aspek utama dalam pencak silat, yaitu:
1.     Aspek Mental Spiritual: Pencak silat membangun dan mengembangkan kepribadian dan karakter mulia seseorang. Para pendekar dan maha guru pencak silat zaman dahulu seringkali harus melewati tahapan semadi, tapa, atau aspek kebatinan lain untuk mencapai tingkat tertinggi keilmuannya.
2.     Aspek Seni Budaya: Budaya dan permainan "seni" pencak silat ialah salah satu aspek yang sangat penting. Istilah Pencak pada umumnya menggambarkan bentuk seni tarian pencak silat, dengan musik dan busana tradisional.
3.     Aspek Bela Diri: Kepercayaan dan ketekunan diri ialah sangat penting dalam menguasai ilmu bela diri dalam pencak silat. Istilah silat, cenderung menekankan pada aspek kemampuan teknis bela diri pencak silat.
4.     Aspek Olah Raga: Ini berarti bahwa aspek fisik dalam pencak silat ialah penting. Pesilat mencoba menyesuaikan pikiran dengan olah tubuh. Kompetisi ialah bagian aspek ini. Aspek olah raga meliputi pertandingan dan demonstrasi bentuk-bentuk jurus, baik untuk tunggal, ganda atau regu

PENCAK SILAT

Posted by Unknown
Tag :
Minggu, 27 Januari 2013

 

Gerakan Tolak Peluru


Untuk mempermudah mempelajari gerakan tolak peluru setiap gerakan akan di bagi menjadi beberapa
Posisi siap
Posisi  badan        :         Berdiri tegak
Kaki kanan           :         tegak dan bertumpu , lutut sedikit di tekuk
Kaki kiri               :         jinjit dan merapat pada kaki kanan
Tangan kanan      :         memegang peluru dan berada  di atas bahu /pundak
Tangan kiri                    :         membantu tangan kanan agar peluru tidak jatuh
Pandangan           :         lurus ke depan

Hitungan ke : 01
Posisi badan         :         tetap berdiri tegak
Kaki kanan                    :         tetap tegak dan bertumpu
Kaki kiri               :         ayunkan ke arah depan
Tangan kanan      :         tetap berada di atas bahu memegang bahu
Tangan kiri                    :         membantu tangan kanan agar peluru tidak jatuh
Pandangan           :         tetap lurus ke depan

Hitungan ke : 02
Posisi badan         :         sedikit condong ke depan bersamaan dengan gerakan
                                      Kaki kiri
Kaki kanan                    :         berdiri tegak dan bertumpu
Kaki kiri               :         ayunkan ke belakang
Tangan                 :         tetap berada di ats bahu
Pandangan           :         tetap lurus ke depan
Hitungan ke : 03
Posisi badan         :         tetap berdiri tegak 
Kaki kanan                    :         tetap tegak dan bertumpu
Kaki kiri               :         ayunkan kembali ke arah depan
Tangan                 :         tetap beradadi atas bahu
Pandangan           :         tetap lurus ke depan
Hitungan ke : 04
 Posisi badan        :         tetap berdiri tegak
Kaki kanan                    :         tetap tegak dan menjaga keseimbangan
Kaki kiri               :         ayunkan ke samping / luar  dan kembali ke posisi
                                      awal  yaitu menempel pada kaki kanan dan
                                      mengangkat tumit
Pandangan           :         luruis ke depan
Hitungan ke : 05
Kaki kanan dan kaki kiri                  :         serempak melompat ke arah kiri
Tangan                                    :         tetap berada di atas bahu
Pandangan                               :         tetap lurus ke depan
Hitungan ke : 06
Posisi badan         :         putar ke arah kiri
Kaki kiri               ;         berganti di arah depan
Kaki kanan                    :         berganti di arah belakang b
Tangan                 :         tetap

Hitungan ke : 07
Tangan       :         mendorong peluru ke arah depan
Kaki kiri     :         mejaga keseimbangan
Hitungan ke : 08
Kaki kanan           :         melangkah ke arah depan mengikuti gerakan tangan
Badan         :         membungkuk dan menjaga keseimbangan





Gerakan tolak peluru

Posted by Unknown
Tag :

Labels

SALAM SATU JIWA

Blogger templates

Copyright © Irdina Nur Haziqoh -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan